Kediri (03/01) — Pondok Pesantren Wali Barokah Kota Kediri menunjukkan dukungan nyata terhadap penguatan nilai kerukunan umat beragama dan kebangsaan dengan berpartisipasi dalam Upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 3 Januari 2026, mulai pukul 06.30 WIB hingga selesai, bertempat di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Kediri.
Dalam upacara tersebut, Ponpes Wali Barokah mengirimkan 40 peserta yang terdiri dari santri dan guru sebagai bentuk kontribusi aktif pesantren dalam mendukung kegiatan Kementerian Agama serta penanaman nilai-nilai keagamaan, kerukunan, dan nasionalisme kepada generasi muda.
Upacara dipimpin langsung oleh Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, yang bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, Ketua DPRD Kota Kediri Firdaus, perwakilan Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kediri A. Zamroni, kepala OPD terkait, serta seluruh unsur Kementerian Agama Kota Kediri, mulai dari ASN, pegawai, hingga jajaran pimpinan.

Dalam amanatnya, Wali Kota Kediri menegaskan bahwa kerukunan umat beragama merupakan modal sosial penting dalam membangun Kota Kediri yang MAPAN (Maju, Agamis, Produktif, Aman, dan Ngangeni). Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga harus ditopang oleh pembangunan mental, moral, dan spiritual masyarakat.
Partisipasi santri dan guru Ponpes Wali Barokah dalam upacara HAB ke-80 ini menjadi bagian dari pendidikan karakter pesantren, khususnya dalam menanamkan nilai disiplin, kebangsaan, serta semangat pengabdian yang dilandasi keikhlasan sebagaimana makna Hari Amal Bakti Kementerian Agama, yaitu Ikhlas Beramal.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Pondok Pesantren Wali Barokah menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Kementerian Agama dan Pemerintah Kota Kediri dalam menjaga kerukunan umat beragama, memperkuat moderasi beragama, serta mencetak santri yang berakhlak mulia, berwawasan kebangsaan, dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat.











