Kediri (19/3) – Dalam rangka memperkuat sinergi dan keterbukaan informasi, Pondok Pesantren Wali Barokah menggelar acara Media Gathering dan Buka Puasa Bersama puluhan wartawan dari berbagai media cetak, elektronik, dan online se-Kota Kediri. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Wistram pada Senin (16/3).
Acara ini menjadi momentum penting untuk mengapresiasi peran pers dalam menyampaikan informasi positif mengenai kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan yang dijalankan pesantren kepada publik.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua Pondok Pesantren Wali Barokah, H. Agung Riyanto, menekankan bahwa media massa adalah mitra strategis dalam menyebarkan nilai-nilai moderasi beragama serta kontribusi lembaga pendidikan dalam pembangunan kota.
“Kami menyadari bahwa berbagai kegiatan yang dilaksanakan tidak lepas dari peran rekan-rekan media yang membantu menyampaikan syiar dan pesan perdamaian kepada masyarakat luas. Media Gathering ini adalah bentuk apresiasi kami sekaligus upaya untuk terus duduk bersama dalam menjaga kondusivitas informasi di Kota Kediri,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara lembaga dan media dalam menyebarkan pesan-pesan positif kepada masyarakat.
“Media memiliki peran strategis dalam membangun opini publik. Kami berharap sinergi yang terjalin ini dapat terus ditingkatkan, sehingga berbagai program pembinaan dan kegiatan sosial dapat diketahui secara luas oleh masyarakat,” ungkapnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Pondok Pesantren Wali Barokah, H. Sunarto, menyampaikan bahwa pesantren kini bukan lagi lembaga yang tertutup. Melalui silaturahim dengan wartawan, ia berharap masyarakat dapat melihat lebih dekat proses pendidikan karakter dan kemandirian yang diterapkan di dalam pondok.
“Pesantren adalah bagian dari masyarakat. Kami ingin rekan-rekan media melihat bahwa di sini, selain mempelajari ilmu agama, para santri juga dibekali dengan wawasan kebangsaan dan keterampilan hidup. Kerja sama dengan wartawan sangat penting agar wajah pesantren yang ramah dan inklusif dapat terus terjaga,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan media yang selama ini aktif meliput berbagai kegiatan sosial pesantren, seperti penyaluran bantuan sembako dan aksi kemanusiaan lainnya yang rutin dilakukan setiap Ramadan.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran rekan-rekan wartawan. Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat hubungan sekaligus membangun komunikasi yang lebih terbuka agar informasi tentang kegiatan pondok dapat tersampaikan secara baik dan berimbang,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang objektif dan membangun kepada masyarakat.
“Keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan,” tambahnya.
Acara Media Gathering ini diisi dengan dialog santai antara pengurus pondok, pengasuh, lurah setempat, serta para jurnalis.
Beberapa perwakilan wartawan yang hadir juga mengapresiasi inisiatif ini, seraya berharap kerja sama dalam pemberitaan yang konstruktif dapat terus ditingkatkan demi kemajuan Kota Kediri.










