Kediri (20/1)— Pondok Pesantren Wali Barokah turut berpartisipasi dalam kegiatan Jalan Santai dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Kota Kediri yang dilaksanakan pada Sabtu, 17 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan, serta secara resmi dilepas oleh Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, dengan titik start dan finish di MTsN 2 Kota Kediri.
Dalam kegiatan tersebut, Pondok Pesantren Wali Barokah mengirimkan sebanyak 50 peserta yang terdiri dari santri dan pendamping. Keikutsertaan ini menjadi bentuk dukungan pondok pesantren terhadap program Kementerian Agama, sekaligus upaya menanamkan gaya hidup sehat, mempererat ukhuwah, serta memperkuat nilai-nilai kerukunan antarumat beragama di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menekankan bahwa momentum HAB ke-80 harus dimaknai sebagai ajang refleksi terhadap pendidikan yang utuh. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual, tetapi juga harus disertai penguatan kecerdasan emosional, pembentukan akhlak mulia, kedisiplinan, serta kesadaran menjaga kesehatan sejak dini.
Selain itu, Wali Kota Kediri juga berpesan kepada seluruh peserta, khususnya para pelajar, agar mengikuti kegiatan jalan santai dengan penuh kegembiraan, namun tetap menjaga ketertiban dan mengutamakan keselamatan selama di perjalanan. Pesan tersebut disampaikan sebelum pelepasan peserta sebagai bentuk perhatian terhadap keamanan dan kenyamanan bersama.

Kegiatan Jalan Santai HAB ke-80 ini mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”, yang dinilai relevan dengan kondisi sosial masyarakat Kota Kediri. Kerukunan antarumat beragama dipandang sebagai modal penting dalam menciptakan kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Pondok Pesantren Wali Barokah berharap semangat kebersamaan, persatuan, dan pendidikan berkarakter dapat terus tumbuh dan mengakar, baik di lingkungan pesantren maupun di tengah masyarakat luas. Peringatan HAB ke-80 Kementerian Agama diharapkan menjadi momentum penguat sinergi seluruh elemen bangsa dalam mewujudkan Indonesia yang damai dan maju.











