Kediri (25/9) – Tawakal kepada Allah SWT merupakan wasiat penting yang senantiasa disampaikan kepada orang-orang beriman dari masa ke masa. Pentingnya menanamkan sikap berserah diri yang benar kepada Sang Pencipta ini ditegaskan kembali oleh Penasehat Pondok Pesantren Wali Barokah Kota Kediri, Ust. Daud Soleh, dalam sesi penasehatan agama usai pelaksanaan salat Jumat di Masjid Pondok Pesantren Wali Barokah.
Mengulas kembali materi khutbah yang baru saja disampaikan oleh khatib, Ust. Daud Soleh mengajak seluruh jamaah, tokoh masyarakat, serta ratusan santri yang hadir untuk menjadikan setiap pesan agama sebagai bahan introspeksi dan pijakan dalam kehidupan sehari-hari.
“Banyak pelajaran, ilmu, dan hikmah yang kita terima yang patut menjadi renungan, khususnya bagi orang iman dan lebih khusus lagi bagi kita yang berada di Pondok Pesantren Wali Barokah Kota Kediri,” tutur beliau di hadapan para jamaah.
Wasiat Abadi Bagi Orang-Orang Beriman
Ust. Daud Soleh menjelaskan bahwa perintah untuk bertawakal merupakan amanat utama yang berlaku universal sepanjang sejarah kenabian. Allah SWT tidak hanya memberikan perintah ini kepada umat Islam, melainkan juga kepada kaum-kaum penerima kitab terdahulu sebagai petunjuk keselamatan hidup.
Anjuran untuk menggantungkan segala urusan hanya kepada Allah ini terbukti sangat vital, sebagaimana yang tercantum secara berulang dalam ayat-ayat Al-Qur’an maupun petunjuk Al-Hadis.
“Allah telah memberikan wasiat kepada kalian dan juga kepada orang-orang yang telah diberi kitab sebelum kalian. Wasiat tersebut adalah supaya senantiasa bertawakal kepada Allah,” tegas Ust. Daud Soleh.
Makna Tawakal: Bukan Sekadar Takut, Tapi Beraksi
Lebih lanjut, beliau meluruskan pemahaman mendasar mengenai konsep tawakal yang kerap kali disalahartikan oleh sebagian orang. Menurutnya, berserah diri kepada Allah tidak cukup hanya diartikan sebagai rasa takut atau sekadar pasrah tanpa usaha. Sebaliknya, tawakal yang sejati justru harus dibuktikan melalui aksi nyata berupa kesungguhan beribadah dan kepedulian sosial.
“Tawakal bukan hanya sekadar rasa takut kepada Allah, tetapi juga diwujudkan dengan meningkatkan ibadah kepada-Nya, memperbanyak amal saleh, dan memperbanyak kebaikan,” jelas beliau secara mendalam.
Di akhir penasehatannya, Ust. Daud Soleh mengingatkan bahwa seluruh kesungguhan dalam beribadah dan menebar kebaikan tersebut muaranya adalah untuk mengangkat harkat seorang hamba di hadapan Sang Pencipta.
“Tujuannya adalah untuk meningkatkan derajat dan pahala kita di sisi Allah, sehingga menjadi bekal terbaik bagi kita di kehidupan dunia maupun akhirat kelak,” pungkas beliau.









