Kediri (25/4) — Dalam rangkaian nasihat Jumat, jamaah diingatkan kembali tentang pentingnya menjaga sholat sebagai kewajiban utama dalam Islam. Materi yang disampaikan menegaskan bahwa sholat bukan hanya sekadar ibadah rutin, tetapi merupakan fondasi utama dalam kehidupan seorang muslim.
Dalam penyampaiannya, H. Zunit Saifulloh menjelaskan bahwa sholat adalah rukun Islam yang memiliki kedudukan sangat penting setelah syahadat. Hal ini sebagaimana sabda Nabi Muhammad ﷺ:
“Buniyal Islamu ‘ala khams…”
Islam dibangun atas lima perkara, yaitu syahadat, sholat, zakat, puasa Ramadan, dan haji bagi yang mampu.
“Dari sini jelas bahwa sholat adalah kewajiban utama setelah syahadat. Bahkan jika seseorang menjalankan ibadah lain seperti haji, zakat, dan puasa, tetapi meninggalkan sholat, maka runtuhlah bangunan Islamnya,” ungkapnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa sholat memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki ibadah lain. Perintah sholat diterima langsung oleh Nabi Muhammad ﷺ dari Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam peristiwa Isra’ Mi’raj tanpa perantara Malaikat Jibril. Hal ini menunjukkan betapa agungnya kedudukan sholat dalam ajaran Islam.
Sholat juga menjadi pembeda antara orang beriman dan orang kafir. Oleh karena itu, meskipun seseorang secara administratif tercatat sebagai muslim, namun tidak melaksanakan sholat, maka hal tersebut menjadi perhatian serius dalam keimanan.
Dalam nasihat tersebut juga ditekankan bahwa sholat adalah ibadah yang berlaku sepanjang hayat. Tidak seperti zakat atau haji yang memiliki syarat tertentu, sholat wajib dilaksanakan dalam berbagai kondisi, baik dalam perjalanan, pekerjaan berat, bahkan dalam situasi sulit sekalipun.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
“Inna sholata kaanat ‘alal mu’minina kitaaban mauquta”
Artinya, sesungguhnya sholat itu telah ditentukan waktunya bagi orang-orang beriman.
“Ini menunjukkan bahwa sholat tidak boleh ditinggalkan dan tidak boleh keluar dari waktunya,” jelasnya.
Selain itu, jamaah juga diajak untuk menjaga kualitas sholat dengan melaksanakannya tepat waktu, berjamaah jika memungkinkan, serta berusaha berada di shaf depan. Keutamaan sholat sangat besar, di antaranya mendapatkan ampunan, rahmat Allah, serta janji surga.
Sholat juga memiliki peran penting dalam membentuk akhlak. Dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa sholat dapat mencegah perbuatan keji dan munkar, serta menjadi sarana pembersih dosa sebagaimana seseorang yang mandi lima kali sehari.
Menutup nasihatnya, H. Zunit Saifulloh mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa menjaga sholat dan tidak menunda pelaksanaannya.
“Jika tidak ada uzur, segeralah menuju masjid ketika adzan berkumandang. Jangan sampai lalai dan menunda-nunda,” pesannya.
Ia berharap, seluruh jamaah dapat istiqomah dalam menjalankan ibadah, khususnya dalam menjaga sholat sebagai tiang agama.
Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan kekuatan kepada kita semua untuk senantiasa menjaga sholat.









