Kediri (30/4). – Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri dalam menghadirkan pelayanan publik yang terintegrasi dan responsif. Hal ini ditegaskan Mbak Wali saat meninjau pelaksanaan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Posyandu Seruni, Kelurahan Burengan, yang bertempat di Ponpes Wali Barokah, pada Rabu (29/4).
Peninjauan yang bertepatan dengan Peringatan Hari Posyandu Nasional ini dimanfaatkan Mbak Wali untuk berdialog intensif dengan para kader guna memastikan kesiapan teknis pelayanan. Ia menekankan bahwa posyandu di Kota Kediri kini telah bertransformasi menjadi pusat layanan publik yang tidak hanya melayani kesehatan, tetapi juga mencakup bidang pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman, ketertiban umum, perlindungan masyarakat, serta sosial.
“Kalau dulu orang tahunya posyandu hanya di bidang kesehatan, tetapi sekarang sudah berkembang. Setiap pelaksanaan posyandu, kader dari lintas bidang hadir di sini agar masyarakat mudah menyampaikan kendalanya. Harapannya, persoalan di kelurahan bisa segera ditangani dan program pemerintah tepat sasaran,” terangnya.
Dalam kesempatan tersebut, Vinanda mengungkapkan rasa bangganya atas prestasi Posyandu Seruni Wali Barokah yang berhasil meraih peringkat kedua di tingkat nasional pada 2025. Prestasi ini menjadi bukti nyata kualitas pelayanan yang unggul dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, kader, serta masyarakat.

“Alhamdulillah di Wali Barokah sarana dan prasarananya lengkap, mulai dari alat pengukur tensi, kolesterol, gula darah, hingga tinggi badan semuanya tersedia dengan baik. Kami juga melakukan pengecekan bersama kader bidang perumahan rakyat terkait aspirasi masyarakat soal infrastruktur jalan yang akan kami tindak lanjuti,” ujarnya.
Lebih lanjut, Mbak Wali menargetkan Kota Kediri dapat terbebas dari kasus stunting melalui optimalisasi pelayanan di bidang kesehatan. Ia memastikan Pemkot Kediri akan terus memberikan dukungan agar sarana prasarana di seluruh posyandu semakin modern dan memadai.
“Target kami ke depan tentunya Kota Kediri bebas dari stunting. Kami akan mengoptimalkan pelayanan dengan memastikan seluruh posyandu memiliki perlengkapan yang memadai sehingga kasus stunting bisa terus ditekan hingga tidak ada lagi,” tegasnya.
Hadir mendampingi Wali Kota dalam kegiatan tersebut antara lain Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, Ketua TP PKK Kota Kediri Faiqoh Azizah Muhammad, Pj Sekretaris Daerah Endang Kartika Sari, serta jajaran Kepala OPD dan Camat se-Kota Kediri.









